Munculnya pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan “kemunculan” dan tanda-tandanya sangatlah dapat diterima, akan tetapi perlu diingat bahwa hal ini tidak boleh menjebak kita ke dalam lika-liku dan kerumitannya sehingga hal tersebut justru akan melalaikan hakikat dari “tujuannya” yang tak lain adalah mempersiapkan kemunculan (zhuhur) itu sendiri. Sejatinya tanda-tanda kemunculan dapat dibagi menjadi berbagai bagian yang di antaranya adalah “tanda-tanda pasti” dan “tanda-tanda tak pasti”. Banyak yang menyangka bahwa kemunculan harus berada dalam lingkup terwujudnya tanda-tanda pasti. Sebenarnya, meskipun terbukanya rahasia kegaiban Imam Zaman Ajf bergantung sepenuhnya pada “kehendak Ilahi” namun hal ini tidaklah berarti bahwa tanda-tanda pasti memiliki dimensi penegasan dan seratus persen pasti akan terjadi. Karena berdasarkan sebagian hadis, bagian paling prinsip dari kemuculan Imam Mahdi adalah janji Tuhan yang tak terelakkan, sedangkan tanda-tanda selebihnya -bahkan tanda-tanda pasti sekalipun- berada dalam tingkatan asumsi dan merupakan kondisi maksimal untuk lebih mendekatkan kepada kemunculannya (zhuhur). Lanjutkan membacanya..
Sep
29
2009
salam
gempa di padang…….nusantara kita semakin dihampiri bencana, bangsa melayu islam kita yang diharapkan akan menjadi bangsa yang akan bersama al mahdi juga sudah semakin brpecah dan berperang sesama kita….. malysia dan indon…….
masih adakah jalan untuk kita saling memperbaiki…….
salam tkaziah untuk saudra di landa gempa di padang….
Bersatulah kita orang islam sedunia atas nama allah, supaya musuh gentar, perkukuhkan iman atas al-Quran dan sunnah rasullulah. Jalankan hukum islam, perjuangkan habis-habisan, Dunia semakin hampir tanda dan janji Allah tentang hari kiamat.Bila bila masa sahaja tanda besar akhir zaman akan muncul. lailahaillallah..muhamadarasullulah