Mengetahui Ilmu Gaib

“Gaib” memiliki makna “tertutupnya sesuatu dari indera dan pemahaman”, sedangkan penyaksian bermakna ketertampakannya. Sebuah sesuatu mungkin saja gaib bagi seseorang namun terlihat bagi yang lainnya. Masalah ini bergantung pada batasan wujud orang tersebut dan penguasaannya terhadap alam wujud. Akan tetapi, dengan memperhatikan keterbatasan penguasaan yang dimiliki oleh selain Tuhan dan penguasaan sempurna Tuhan terhadap segala sesuatu, akan didapatkan kesimpulan bahwa ilmu gaib khusus untuk Tuhan dan tidak ada seorangpun yang mengetahuinya, karena hanya Dialah yang memiliki penguasaan sempurna terhadap alam wujud, dan tidak ada sesuatupun yang keluar dari batasan wujud-Nya, dan sesuatu atau seseorang tidak akan mampu bersembunyi dari Tuhan dalam keterbatasan yang dimilikinya.  Karena itu. Dia mengetahui alam gaib dan alam penyaksian, dan pada hakikatnya segala sesuatu bagi-Nya berada dalam alam penyaksian, dan tidak ada orang maupun sesuatu yang akan mampu sampai pada tingkatan ini. Melainkan selain-Nya, bergantung pada kelayakan wujud dan pemahaman yang mereka miliki, bagi mereka, sebagian masalah bisa disaksikan dan terlihat, dan sebagian lainnya tertutup dari pandangan dan seluruh daya pemahaman yaitu mereka sama sekali tidak memiliki pengetahuan terhadap persoalan-persoalan ini atau pengetahuan mereka dalam masalah ini berada dalam tingkatan yang sangat rendah. Lanjutkan membaca

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s