Antara Epistemologi Relatif dan Epistemologi Absolut

Sebelum menjelaskan hal ini kiranya kita perlu memperhatikan bahwa sesuai dengan apa yang dijelaskan dalam buku-buku epistemologi, pengetahuan terbagi menjadi dua bagian: 1. Pengatahuan indrawi-empirik. 2.  Pengetahuan rasional.  Dalam pengetahuan indrawi-empirik benar-salahnya segala sesuatu akan menjadi jelas melalui media panca indra. Dengan demikian, terdapat kemungkinan adanya kesalahan dalam jenis pengetahuan ini. Karena itu, pengetahuan indrawi-empirik bukan pengetahuan yang bersifat absolut. Mengingat, apabila dijumpai sebuah kesalahan atau kekurangan pada pengetahuan empirik maka secara keseluruhan pengetahuan tersebut akan ditinggalkan.  Dalam pengetahuan rasional, identifikasi benar-salahnya sesuatu ditinjau dari sudut pandang rasional. Apabila ditemukan kesalahan atau kekurangan di dalamnya, pengetahuan tersebut meski akan ditinggalkan tapi tidak akan menjatuhkannya dari peringkat universalitasnya; artinya proposisi-proposisi ini benar pada seluruh masalah atau salah dalam seluruh masalah. Lanjutkan membaca..

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s