Dialog Ali bin Abi Thalib-Yahudi: Perbandingan Muhammad dan Adam [6]

dialoge1.jpgDinukil dari Musa bin Ja’far, dari ayahnya Ja’far Shadiq, dari ayah-ayahnya, dari al-Husain bin Ali bin Abi Thalib, dikatakan bahwa seorang Yahudi dari Syam pernah membaca Taurat, Zabur, Injil dan kitab-­kitab para nabi As, di samping itu ia juga banyak mengetahui argumentasi mereka. Suatu hari orang ini datang ke sebuah majelis para sahabat Rasulullah Saw di antara mereka ada Ali bin Abi Thalib, Ibnu Abbas dan Abu Ma’bad al-Juhani.

“Wahai umat Muhammad, kalian tidak tinggalkan satu derajat atau satu keistimewaan yang ada pada seorang nabi melainkan kalian berikan pula pada nabi kalian,” ujarnya. Lalu Yahudi itu bertanya, “Apakah kalian dapat men­jawab pertanyaan-pertanyaanku ini?”

“Benar,” jawab Ali “Tidaklah Allah Swt memberikan suatu derajat dan keis­timewaan kepada seorang nabi atau rasul me­lainkan Allah berikan juga semuanya kepada Nabi Muhammad Saw, bahkan Dia melebih­kannya atas para nabi berlipat ganda.”

“Apakah Anda siap menjawab pertanyaan­ku?” tanyanya.

Ali menjawab, ‘Iya, Silahkan.’ Akan aku sebut di hadapanmu sekarang juga tentang keis­timewaan Rasulullah Saw sehingga kaum Muslimin bersorak ceria dan orang-orang ragu-ragu tidak akan menyangsikannya lagi. Dan Rasulullah Saw pada saat menyebutkan keisti­mewaan dirinya beliau selalu berkata, “tidak bermaksud bangga” (wa la fakhr).” Dan aku akan menyebutkan keistimewaan-keistimewaan beliau tanpa menjatuhkan dan mengurangi kedudukan para nabi As Namun, sekedar men­syukuri Allah Swt atas anugerah yang Dia berikan kepada baginda Muhammad Saw seperti yang diberikan kepada para nabi bahkan Allah Swt melebihkan beliau.”

Aku akan bertanya kepadamu, siapkanlah jawabannya! Ujar si Yahudi itu. “Sampaikan pertanyaanmu, tegas Sayyidina Ali bin Abi Thalib. Yahudi berkata, “Lihatlah Adam As, Allah memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepadanya. Apakah Allah Swt berbuat yang sama terhadap Muhammad ?”

Ali menjawab, `Ya.’ Ketika Allah memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepada Adam As bukan berarti mereka menyem­bah Adam As, tetapi mereka mengakui keuta­maan Adam As dan karena kasih sayang Allah kepadanya. Namun, Muhammad Saw telah di­beri kehormatan yang lebih dari itu. Allah SWT bershalawat atasnya di alam Jabarut dan juga malaikat seluruhnya. Bahkan Allah menjadikan shalawat atasnya sebagai suatu ibadah bagi orang-­orang mukmin. Itu adalah suatu keistimewaan Muhammad Saw, wahai orang Yahudi.” Jawab Ali.

Sesungguhnya Allah telah mengampuni Adam setelah melakukan kesalahan, ” kata si Yahudi. “Benar. Allah memberi ampunan kepada Muhammad tanpa suatu kesalahan yang pernah dilakukan olehnya.  Allah Swt berfirman, “Allah hendak mengampunimu dosa yang telah lalu dan yang akan da­tang.” (Qs.al-Fath : 2) Sesungguhnya Muhammad Saw di hari kiamat kelak tidak akan membawa dosa dan tidak akan dituntut karena perbuatan dosa.” [www.wisdoms4all.com]

 

Iklan

13 comments on “Dialog Ali bin Abi Thalib-Yahudi: Perbandingan Muhammad dan Adam [6]

  1. Ana tidak bisa berkomentar karena beliau Ali lebih mulia dan lebih dekat kepada allah dan lebih banyak ilmunya.
    Alhamdulillah dan syukron akhi. semoga amal antum diterima ALl\lah swt.

  2. Tidak ada manusia (selain Rasulullah SAAW) yang lebih mengetahui rahasia dunia dan akhirat selain Imam Ali bin Abi Thalib. “Assalaamu’alaika yaa.. Amirul mukminiin..”

  3. aku sungguh! mengagumimu wahai abu thurab!,dirimu sungguh! menjadi contoh mukmin nomor wahid dari alquran dan ahadist.semoga kami ditakdirkan Allah SWT dapat mengikuti jejakmu..amiin yaa robbal alamiin.

  4. mohon ditulis lagi kelanjutan kisah ini, karena sebenarnya pertanyaan yahudi masih banyak mengenai keutamaan Muhammad SAW di banding Nabi yang lain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s