Wawancara Eksklusif; Hamas Klaim Menang?

hamasmenangbos

Berikut ini adalah wawancara deputi pemimpin Hamas yang berada dalam pengasingan, Mousa Abu Marzouk, dengan Press TV, chanel berbahasa Inggris milik Iran,  terkait dengan krisis di Gaza.

PressTV: Akhir-akhir ini terdapat demonstrasi-demonstrasi di sini di Teheran, mereka bersorak berkata bahwa pemenang peperangan ini adalah Hamas. Ribuan orang telah terluka, ribuan orang telah gugur; Mengapa hal ini disebut sebagai kemenangan?

Marzouk: Tentu saja, hal ini jelas merupakan kemenangan. Tatkala agresi dimulai, mereka [Isral] menghendaki tercapainya lima tujuan dari peperangan ini; Mengenyahkan Hamas dari pemerintahan di Jalur Gaza, menghentikan serangan roket dari Gaza, menyetop segala jenis senjata untuk tidak masuk ke Gaza, dan menempatkan kembali Mahmoud Abbas ke tampuk kekuasaan di Gaza—untuk mengganti formula. Mereka mencoba membuat potret yang baik dari pemimpin dan tentara Israel.  Nah, ketika kita berbicara tentang tujuan-tujuan Israel memulai peperangan ini, di antara tujuan-tujuan tersebut yang mana mereka peroleh dengan gemilang?

Jika dia [pemimpin Israel] gagal mewujudkan tujuan-tujuan ini, apa maknanya? Dalam setiap peperangan, ketika Anda tidak mampu memperoleh apa yang Anda ingin tuju, maka hal itu pertanda kekalahan. Artinya pihak lawanlah yang menang. Tiada pilihan lain, Anda kalah atau menang.

Kami tidak memilih untuk berperang. Mereka yang melakukan agresi. Mereka menghendaki tercapainya tujuan-tujuan yang mereka canangkan, namun mereka gagal. Artinya adalah bahwa Hamaslah yang menang. Kami tahu bahwa mereka memiliki banyak senjata dan kekuasaan, tiada yang menandingi kekuatannya. Bangunan-bangunan hancur, mereka menghajar anak-anak dan membunuhnya; mereka menghajar para wanita dan membunuhnya.
PressTV: Hamas berkata bahwa gencatan senjata ini akan berlangsung selama seminggu guna memberikan kesempatan kepada Israel untuk menarik mundur pasukannya. Apa yang akan terjadi jika mereka tidak menarik seluruh pasukannya? Apakah orang-orang Anda telah berbicara dengan Bang Ki Moon (Sekjen PBB) yang kini berada di Gaza?

Marzouk: Kami tidak keberatan jika Ban Ki-Moon berbicara dengan kami. Kami telah siapkan segalanya. Kami akan sediakan (menjamin) keamanan bagi Ban Ki-Moon, dan kami akan membantu petugas-petugas PBB selama mereka berada di mana pun di Jalur Gaza, dan kami akan menyambut pertemuan dengan dia. Namun keputusan ini berada di tangannya. Dan bagi orang-orang Israel, jika mereka tidak menarik mundur seluruh pasukannya, kami dapat memulai berperang dengan pasukan-pasukan itu.

Press TV: Dan dua milyar Dollar yang dibicarakan di Kuwait untuk rekonstruksi Gaza, menurut Anda apakah Hamas akan mendapatkan dua milyar Dollar itu atau akan diserahkan kepada Mahmoud Abbas?
Marzouk: Bukan tujuan kami untuk mendapatkan uang itu, dan sangat jelas bagi kami bahwa uang itu tidak seharusnya diserahkan kepada Mahmoud Abbas. Apayang kami butuhkan dan ingingkan adalah bahwa uang itu langsung diserahkan kepada rakyat; diserahkan kepada orang-orang yang hancur rumahnya; kepada universitas-universitas; sekolah-sekolah. Dan mereka dapat melakukan hal itu sendiri. Atau mereka dapat mengirim penasihat-penasihat, atau seseorang yang memonitor uang mereka di Gaza. Kami tidak peduli “bagaimana” dan caranya uang itu dikirim ke Gaza dan diserahkan kepada rakyat, namun kami tidak pernah akan menerima setiap langkah seperti menyerahkan uang itu kepada Mahmoud Abbas.

Press TV: Anda mempercayai Husni Mubarak, lantaran pemimpin Hamas pergi ke Kairo, dan mereka terlibat dalam sebuah diskusi tetap bahkan ketika ada perencanaan pertemuan di Qatar. Bagaimana bagi Hamas berbicara dengan orang-orang Mesir, tatkala perang masih berkecamuk? Bagaimana posisi Mesir, lantaran sikap Mesir di Kuwait nampaknya berbeda dengan sikap Bashar Asad atay sikap Amr Musa?
Marzouk: Sebagaimana yang Anda tahu, sikap Mesir jelas dari apa yang terjadi di Palestina. Mereka sangat menyokong Mahmoud Abbas.  Mereka tidak senang melihat kami di Gaza atau dalam agenda politik atau sistem politik Palestina.
Namun pada kenyataannya, mereka tidak dapat melenyapkan Hamas. Mereka mencoba, seluruh dunia, Israel, dan Mahmoud Abbas, mencoba untuk melenyapkan Hamas dari kekuasaan di Gaza dengan banyak cara; dengan boycott, perang saudara, dengan agresi Israel. Mereka mencoba banyak kali untuk mengganti formula, dengan Israel, dengan Muhammad Dahlan, dengan pengepungan. Banyak jalan mereka tempuh, namun tidak memperoleh satu pun dari proyek ini.
Kami berhubungan dengan agenda-agenda politik, dan orang-orang Mesir sebagai mediator, kami berdialog dengan mereka. Kami ingin meraih sebuah kesepakatan dan kami tahu benar sikap dan posisi mereka dan kami tahu sikap dan posisi kami
. [sumber:PressTV]

Iklan

One comment on “Wawancara Eksklusif; Hamas Klaim Menang?

  1. Saya pribadi tdk peduli dgn siapa yg menang, hanya berusaha menghibur diri dengan bertekateki angksa saja; 1300 nyawa terbilang itu untuk apa? Setengahnya adalah anak2 dan perempuan.
    Apakah memang itu harga utk sebuah kepentingan politik semata. Utk menunjukkan bahwa Kadima dan Partai Buruh juga sama ‘garang’nya dgn Likud. Atau ingin menunjukkan betapa tangguhnya Hamas bertarung dgn Zionist, karenanya wahjib diakui eksistensinya…..

    Buat saya pribadi, kalau memang hendak bertarung beneran maka indikator nya adalah seberapa akurat mereka bisa menghantam target militer, bukan sipil. Hal ini tentu saja juga berlaku thd Hamas dgn al-Qassam nya yg sering ‘jatuh’ ke pemukiman yahudi sipil
    Kapan rudal itu bisa telak tepat di jidat Barak, Olmert, Lipzny, atau Netanyahu, bahkan si pecundang GW Bush Jr dan Sr sekalian!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s