Apakah Para Istri Nabi termasuk Ahlulbait?

qmDalam menjawab pertanyaan pertama bisa dikatakan bahwa: ayat tathir ini berada ditengah-tengah ayat, dimana hal itu menandaskan bahwa konteksnya sejalan atau sama  dengan subjek yang ada sebelum dan sesudahnya. Dan jika tidak ada bentuk pengkhususan atas istri-istri Nabi Saw maka minimalnya secara umum dapat mencakup mereka. Namun perlu diperhatikan bahwa Pertama: Anggaplah hal semacam ini bisa diterima, dimana ia tidak lebih dari sebuah bentuk atau model presentasi dan ini tidak akan mampu menghadapi argumen-argumen kuat. Mesti dan harus berlepas tangan dari indikasi semacam ini demi adanya indikasi-indikasi lain yang tentunya lebih kuat. Kedua: konteks ayat-ayat ini tidak mengarah kepada bahwa ayat tathir juga mencakup istri-istri Nabi Saw. Baca kelanjutannya

Iklan

3 comments on “Apakah Para Istri Nabi termasuk Ahlulbait?

  1. Salam, Isteri-isteri nabi Muhammad saw tidak termasuk di dalam ayat tathir dari segi istilah sebagaimana isteri-isteri nabi Lut dan Nuh. Kebanyakan sumber ahlussunah mengatakan ayat itu dikaitkan dgn hadis al-Kisa’ di mana Nabi saw meletakkan selimut yamani ke atas mereka atau memasukkan mereka ke dalamnya. Ini juga riwayat Aisyah sendiri ttg maksud Ahlulbait nabi saw. Hanya sebahagian ahlu Sunnah memasukkan Aisyah ke dalam ayat tersebut di mana Aisyah sendiri menolaknya.Kerana Aisyah telah menjadi penglima perang atau pendurhaka kpd khalifah Ali a.s dalam pep. Jamal dan Siffin yg membunuh 16 ribu anak2nya.2. Dia tidak layak menjadi Ibu kpd mukminin dgn berlakunya dua peperangan tersebut terhadap khalifah Ali. Bagaimana ibu mengajak anak2nya berperang sesama mereka?

  2. Sambungan. Mnegikut riwayat ahlubait a.s bahawa Nabi saw telah berwasiat kpd Ali a.s supaya menceraikan Aisyah apabila berlakunya peperangan menentangnya (Ali). Lihat buku Ihtijaj oleh alTabarsi. Ini bererti dia bukan Umm almukminin lagi, selawat

  3. setelah Fathimah ra. menikah dengan Ali maka beliau menjadi ahlul bayt-nya Ali…bukan ahlul bayt Rasulullah…karena sudah diijab qabul-kan pada saat aqad nikah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s