Mengupas Mazhab Bahai

bahaiLandasan akidah atau keyakinan Mirza Husein Ali Baha (pendiri aliran Bahaiyyah) dalam kitab-kitabnya dijelaskan bahwa dengan kemunculan dan kelahiran “dia” juga “Ali Muhammad Bab”, syari’at Islam menjadi terhapus dan tidak ada gunanya lagi serta periode risalah kenabian Muhammad Saw pun telah berakhir, dan pemikiran seperti ini setelah menerima kebangkitan “bâb”  dan klaim dimana “dia” adalah “bab” orang yang yang dijanjikan Allah akan kemunculannya (man yuzhhiruhullahu).  Ia berkeyakinan bahwa Allah Swt telah berkali-kali turun dan mendarat ke bumi, di antaranya Allah Swt telah menitis pada diri “bab” dan “dia”. Dalam menyampaikan ajaran dan syariat barunya, ia menyatakan bahwa boleh menikah dengan anak perempuan sendiri, dengan saudara perempuan serta semua anggota keluarga yang lain dan ia juga menghalalkan hal-hal semacam air kencing, air besar, anjing, babi dan lain-lain. Lanjutkan membacanya…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s