Also Spraach Zoroaster…

zoroasterEsensi ajaran Zoroaster, dengan memperhatikan nyanyian-nyanyian religiusnya, adalah esensi ajaran tauhid (monoteisme). Akan tetapi dengan menelisik pada ajaran-ajarannya dalam kitab “Avesta” terdapat pelbagai indikasi yang menandaskan pada dualisme. Penampakan pelbagai indikasi ini, dilakukan oleh para pengikut ajaran Zoroaster setelahnya dan “Mani”.  Karena itu, dengan memperhatikan ajaran-ajaran Avesta yang ternodai dengan politeisme, ajaran Zoroaster terjerembab pada kubangan penyimpangan. Kendati memiliki nabi Ilahi dan akar samawi, akan tetapi mereka terlontar jauh dari ajaran-ajaran wahyu dan ajaran tauhid nabinya .  Banyak riwayat dari para Imam Maksum yang dinukil tentang akar monotheisme dan Ilahinya ajaran pertama Zoroaster dan pada saat yang sama menegaskan bahwa agama ini mereupakan agama yang menyimpang. Lanjutkan membacanya…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s