Kebersihan itu bersumber atawa sebagian dari Iman?

krbshanDari pertanyaan yang diajukan disebutkan bahwa sebuah riwayat dinukil dari Nabi Saw bahwa: ”Kebersihan merupakan sebagian dari iman”! dimana nukilan riwayat semacam ini tidak ditemukan dalam kitab-kitab hadis dan lain sebagainya.  Apa yang dinukil dari Nabi Saw di dalam kitab-kitab itu adalah:”an-nazhâfatu minal iimân”. Maknanya bahwa iman merupakan sumber dari kebersihan dan atau kebersihan itu membentuk sebagian dari iman tersebut. Jadi seorang mukmin punya perhatian khusus dalam masalah kebersihan.  Dengan memperhatikan sebagian riwayat-riwayat dari Nabi Saw yang mana beliau menitahkan bahwa: ”buniyaddînu ‘ala al-nazhâfati” (agama dibangun di atas kebersihan) dan juga dalam ungkapan-ungkapan para Imam Maksum As terkait masalah wudhu dan lain-lain dimana dikatakan: ”lâ shalâta illâ bithahûrîn”, mungkin dapat dikatakan, maksud dari nazhâfah (kebersihan) adalah thahârah (kesucian) dan tidak hanya shalat, bahkan tidak ada satu pun amalan yang dianggap sahih dan benar jika tanpa ada thahârah dan nazhâfah, kendati tahapan-tahapan dan pembagian thahârah itu (thahaarah dari hadats dan khubuts dan thahârah dari selain Allah Swt) berbeda-beda. Lanjutkan membacanya…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s