Ikut-ikutan Memeluk Islam? No Way..

Sekiranya kelak di akhirat kita tidak menyodorkan dalil apapun kecuali taklid dan mengikut secara membabi buta pada bapak-bapak terkait dengan keyakinan, sementara kita tahu bahwa bapak-bapak kita bukanlah ahli ilmu, berpengatahuan dan bertinteleksi dan tidak juga berada dalam asuhan dan bimbingan para ulama, maka dalam hal ini kita tidak akan mendapatkan maaf dari Tuhan. Karena perilaku dan pikiran seperti ini berseberangan dengan fitrah dan tabiat manusia. Akan tetapi apa yang telah kami tegaskan bahwa keyakinan itu harus berpijak pada ilmu dan keyakinan, hal ini tidak berarti bahwa pertama, manusia harus menyampaikan pelbagai penalaran filsafat dan ilmiah dalam masalah ini. Melainkan bahwa setiap orang itu dituntut  untuk menyampaikan dalil dan argumen sesuai dengan kemampuannya, walaupun sangat sederhana. Kedua, ia tidak mampu mendapatkan siraman ilmu dan bimbingan dari para alim. Lanjutkan Membacanya..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s