Kematian tidak Bermakna Ketiadaan

Apakah yang Anda maksudkan dengan “kembali kepada ketiadaan”? Apakah maksudnya adalah kembali pada keadaan sebelum dilahirkan? Seperti mereka yang mengatakan andai saja Aku tidak dilahirkan?  Tentu saja jelas bahwa tidak ada jalan untuk kembali kepada kondisi sebelumnya, karena waktu senantiasa berlalu dan dia tidak akan berhenti dari gerakannya dengan keinginan, kemauan dan kehendak kita, demikian juga waktu tidak akan pernah kembali ke belakang. Jadi “kembali kepada ketiadaan” dengan makna seperti ini tidak dapat diterima.   Namun jika yang dimaksud dengan ketiadaan adalah “kematian”, maka harus diketahui bahwa kematian bukanlah ketiadaan, kepunahan, dan kesirnaan, melainkan sebuah perubahan dan revolusi dari satu kondisi ke kondisi yang lain, dan perpindahan dari satu alam (alam dunia) ke alam yang lain (alam akhirat). Lanjutkan membaca..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s