Manusia; Khalifatullah atau Khalifah Tuhan?

Lantaran pada ayat 31 surah al-Baqarah dijelaskan pengetahuan manusia terhadap seluruh nama-nama Tuhan yang menjadi rahasia mengapa ia dipilih sebagai khalifah. Allah Swt berfirman, “Allamah Âdama al-asma kulluha” (Dan mengajarkan Adam seluruh nama-nama). Dan nama yang mencakup seluruh nama dimana seluruh nama merupakan cermin dari nama “Allah”. Manusia adalah khalifatullah bukan khalifaturrab. Karena Rabb merupakan salah satu nama Ilahi dan cermin dari nama Allah. Mengingat yang dimaksud dengan nama-nama (asma) adalah realitas-realitas tinggi yang menjadi sumber seluruh realitas yang ada di alam semesta. Dan realitas-realitas alam semesta adalah mencakujp seluruh yang transendental atau imanen. Kedua, pengajaran (ta’lim) nama-nama bermakna penganugerahan nama-nama ini kepada manusia. Ketiga, realitas Ilahi menjelma dan memanifestasi pada nama-nama ini.. Karena itu, pada hakikatnya, manusia merupakan cermin dan manifestasi seluruh sifat Ilahi dan makhluk yang mengemban seluruh pekerjaan Ilahi dan khalifah sempurna Tuhan atas segala sesuatu selain Tuhan. Lanjutkan membaca..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s