Keunggulan Imam Syiah atas Para Nabi

Dalam ajaran-ajaran agama kita disebutkan bahwa para nabi, wali dan para imam Syiah memiliki derajat dan kedudukan tertentu dan keunggulan para imam maksum atas seluruh nabi selain Nabi Muhammad Saw dapat dibuktikan dan ditetapkan yang akan kami sebutkan beberapa di antaranya di sini:  1 Kedudukan imâmah lebih unggul daripada kedudukan kenabian. Al-Qur’an menandaskan hal ini terkait dengan Nabi Ibrahim As: “Wa idzabtala Ibrahima Rabbuhu bikalimatin faatammahunna qala inni ja’iluka linnasi imama qala wa min dzurriyati qala laa yanalu ‘ahdi al-zhalimin.” 2. Allamah Thabathabai terkait dengan tafsir ayat ini bertutur, “Hadhrat Ibrahim As pada akhir-akhir usianya, setelah kejayaan dan kesuksesan atas pelbagai ujian dan cobaan berat, mencapai maqam imâmah, padahal sebelum itu, beliau memiliki maqam risâlah. Akan tetapi beliau (sebelumnya) tidak memiliki kapabilitas untuk menerima maqam imâmah.  3. Imam As adalah hâdi (pemberi petunjuk) dan pemandu  dimana dengan perkara malakuti (hubungan dengan alam ghaib) yang dimilikinya, Imam As memberi petunjuk. Imâmah dari sudut pandang batin merupakan sejenis wilayah atas seluruh amal dan perbuatan manusia, dan petunjuknya seperti tidak seperti petunjuk para nabi, para rasul dan orang-orang beriman yang semata-mata memandu melalui jalan nasihat (mau’zihatun hasanah) dan wejanngan. Petunjuk imam maksum adalah mengambil tangan manusia dan menyampaikannya ke jalan yang benar. Lanjutkan membaca…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s