Islam dan Doktrin Reinkarnasi

Semenjak beberapa abad di India terdapat sebuah doktrin yang bernama “reinkarnasi” (samsara). Doktrin ini mengemukakan tentang kembalinya arwah secara berulang ke dunia.  Doktrin ini seiring dengan berlalunya masa, secara perlahan telah menarik perhatian banyak orang dan bahkan terdapat orang-orang yang memandangnya sebagai sebuah keyakinan mazhab. Sepanjang perjalanan sejarah, terdapat para ilmuwan besar yang membahas dan mengkritisi pandangan ini serta mengemukakan beberapa dalil akan absurdnya doktrin reinkarnasi (samsara) ini. Islam tidak menerima doktrin tentang kembalinya arwah ke dunia dalam lingkup seseorang yang lain atau satu makhluk hidup untuk menunaikan seabrek pekerjaan baik dan meraup pelbagai syarat-syarat untuk hidup bersama dengan arwah. Islam secara tegas menolak pandangan seperti ini. Al-Quran terkait dengan masalah ini menandaskan, Hingga apabila datang kematian kepada salah seorang dari mereka, dia berkata, “Ya Tuhanku, kembalikanlah aku (ke dunia), agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan.” Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang ia ucapkan saja. Dan di hadapan mereka terdapat alam barzakh sampai hari mereka  dibangkitkan. (QS. Al-Mukminun [23]:99-100)  Imam Ridha As bersabda, “Barangsiapa yang menerima reinkarnasi dan meyakininya, maka sesungguhnya ia telah kufur kepada Allah Swt dan telah mengingkari surga dan neraka.” Lanjutkan membaca…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s