Lagi, Pandangan Syiah ihwal Umar bin Khattab

Riwayat yang telah disebutkan, pertama dari sisi sanad dan kandungannya merupakan riwayat lemah (dhaif) dan tergolong sebagai riwayat mursal yang tidak dapat dijadikan hujjah; karena sanad dan perantaranya antara Ayyasyi hingga Abu Bashir tidak jelas. Dan apabila juga disebutkan bahwa sebagian mursalatnya itu dapat diterima, maka Ayyasyi bukan termasuk orang yang menukil hadis dengan teliti, sehingga mursalât-nya dapat menjadi hujjah. Ketiga, pada riwayat tersebut secara tegas tidak disebutkan kekufuran Umar bin Khattab.  Akan tetapi tidak standarnya riwayat ini, tidak menjadi dalil bahwa orang-orang Syiah menerima seluruh perbuatan yang dilakukan Khalifah Kedua. Melainkan pada banyak persoalan -sesuai dengan dalil-dalil pasti dari kitab-kitab Syiah dan Sunni- ia banyak melakukan kesalahan dan kekeliruan dan perilakunya tidak sejalan dengan anjuran Rasulullah Saw dalam banyak hal, terkait dengan Baginda Ali dan Hadrat Fatimah.  Dalam pada itu, kiranya perlu disebutkan bahwa semata-mata melihat sebagian riwayat dalam kitab-kitab hadis sebuah mazhab, tidak dapat menjadi dalil atas keyakinan dan iman mazhab terhadap kandungan riwayat tersebut. Lanjutkan membaca…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s