Inilah Dzulqarnain, Cyrus The Great

Disebutkan bahwa gelar Dzulqarnain di samping disebutkan dalam al-Qur’an juga dinyatakan dalam Taurat. Sejatinya hubungan dua sumber ini khususnya tentang Dzulqarnain bermula dari sebab pewahyuan (sya’n al-nuzul) ayat-ayat terkait dengan Dzulqarnain, adalah pengajuan pertanyaan ““Mereka menanyakan kepadamu tentang Dzul Qarnain.” (Qs. al-Kahf [18]:83) Pertanyaan ini diajukan oleh Yahudi sendiri atau Quraish dengan provokasi Yahudi kepada Rasulullah Saw dan mereka ingin menyulitkan Rasulullah Saw dengan pertanyaan pelik seperti ini. Melalui jalan seperti ini mereka hendak menaklukkan Rasulullah Saw sehingga menggerus kenabiannya. Karena itu, secara pasti, Dzulqarnain yang disebutkan dalam al-Qur’an adalah Dzulqarnain yang disebutkan dalam Taurat. Ciri-cirinya yang dinyatakan dalam al-Qur’an dan Taurat jelas.   Objek luaran (mishdaq) Dzulqarnain dalam Taurat sangat jelas. Dzulqarnain adalah Cyrus, Raja Persia lantaran ia merealisasikan visi (nubuat) Daniel dalam bentuk domba bertanduk dua, satu sisi menanduk ke Timur dan lainnya ke Barat. Hal ini merupakan kiasan bahwa ia akan menaklukkan Timur dan Barat, sebagaimana nubuat Yesaya bahwa Cyrus itu adalah “Elang Timur” yaitu panglima yang tajam cengkeramannya dan penyerang dari Timur. Abul Kalam Azad Hindi berkata, “Boleh jadi visi Daniel merupakan sebuah kisah rekaan. Akan tetapi, apa yang disebutkan secara pasti dalam al-Qur’an merupakan sebuah kisah riil dan nyata. Sejarawan kiwari memberikan kesaksian atas kepribadian tinggi, sifat adil dan utama yang dimiliki oleh Cyrus.” Lanjutkan membaca… 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s