Mengandalkan Piranti Akal guna Memahami al-Qur’an

Apabila manusia memanfaatkan dan memberadayakan akalnya dengan sadar dan baik, tanpa adanya campur tangan prajudis dan prasupposisi yang bersumber dari hati yang tidak sehat, kemudian mengurai dan menganalisa ayat-ayat al-Qur’an serta melakukan kontemplasi dan tadabbur pada ayat-ayatnya maka prosentase melakukan kelahan akan semakn minim atau tidak melakukan kesalahan sama sekali.  Pada ayat-ayat al-Qur’an terdapat sebagian ayat-ayat mutsayabih (samar-samar) dan ambigu yang terkadang membuat sebagian orang yang memiliki pengetahuan minim dan hati yang penuh noda berujung pada kesalahan, suka atau tidak suka, mau atau tidak mau. Solusi untuk keluar dari kesalahan ini adalah memanfaatkan fakultas rasional dan aktifitas rasionisasi, dengan penguatan akal dan mencari pertolongan kepada para wali Tuhan. Lanjutkan membaca…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s