Argumen Dahsyat dalam Mengenal dan Menetapkan Tuhan

Dalam sejarah filsafat Islam, telah banyak uraian yang diajukan terkait dengan burhân shiddiqin (Argument of Veracious). Filosof pertama yang melakukan hal tersebut adalah Ibnu Sina dalam Isyârat.  Di samping itu, uraian yang terbaik disuguhkan oleh Mulla Shadra Syirazi pendiri maktab Filsafat Hikmah – dengan memperhatikan prinsip maktab ini – sebagaimana berikut, “Apabila wujud, sesuai dengan prinsip kehakikian wujud, adalah yang hakiki maka ia tidak membutuhkan pada yang lain. Maka ideal kita telah tercapai dan jib al-Wujud dapat ditetapkan. Namun apabila ia tidak kaya secara esensial, maka dalam hal ini ia adalah akibat dan secara esensial membutuhkan terhadap sebuah entitas yang kaya secara esensial; karena realisasi suatu hal yang fakir secara esensial dan identik dengan ketergantungan dan hubungan (rabth), tanpa adanya entitas mandiri yang kaya dan sempurna, adalah suatu hal yang mustahil. Lanjutkan membacanya..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s