Kajian Sekte Syiah Ismailiyah

 

 

Imam Shadiq As tidak mengeluarkan nash sehubungan dengan imâmah (kepemimpinan) dua putranya, Ismail dan Abdullah. Namun mengingat kondisi yang berkembang pada masa itu sedemikian peliknya sehingga Imam Shadiq As tidak dapat memperkenalkan Imam Musa Kazhim As di hadapan khalayak sebagai penggantinya. Karena setiap detik terdapat kemungkinan terbunuhnya Imam Kazhim As pada awal-awal pengangkatannya sebagai imam oleh penguasa pada masa itu.  Masalah ini telah membuat sebagian orang-orang Syiah, dengan memperhatikan indikasi-indikasi dan bukti-bukti, pertama-tama menyangka Ismail dan kemudian Abdullah sebagai imam selanjutnya yang seiring dengan perjalanan waktu kekeliruan sangkaan ini terbukti dengan sendirinya.  Dengan demikian, Ismail meninggal sebelum wafatnya Imam Keenam As dan Abdullah juga tidak mampu menjawab pelbagai pertanyaan agama orang-orang Syiah dan dalam pada itu, dalam masa yang sangat singkat, ia juga berpulang ke rahmat Tuhan tidak lama pasca wafatnya ayahnya Imam Ja’far Shadiq As dan dengan demikian imâmah (kepemimpinan) Imam Musa Kazhim As tertetapkan untuk orang-orang Syiah.  Lanjutkan membaca…

 

 


Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s