Ajaran-ajaran Universal Surah Bani Israel

Sesuai dengan pendapat masyhur para penafsir, surah Bani Israel (Isra) diturunkan di Mekkah dan termasuk salah satu surah dari surah-surah Makki. Secara umum,  fokus ajaran-ajaran utama surah Bani Israel adalah pada masalah-masalah berikut ini: 1. Dalil-dalil kenabian khususnya kemukjizatan al-Qur’an dan mikraj Rasulullah Saw.  2.  Masalah-masalah yang berkaitan dengan hari kiamat (ma’ad), masalah-masalah hukuman, ganjaran, catatan amal dan lain sebagainya.  3.  Sebagian sejarah yang banyak menorehkan peristiwa historis Bani Israel disebutkan pada awal dan akhir surah. 4. Masalah kebebasan berkehendak, ikhtiar dan bahwa segala perbuatan baik dan buruk hasilnya akan berpulang kembali kepada manusia. 5.  Masalah perhitungan kehidupan di dunia ini sebagai sampel bagi kehidupan dunia mendatang.  6.  Mengenal hak-hak orang lain pada seluruh tingkatan, khususnya kerabat keluarga dan lebih khusus lagi tentang ayah dan ibu. Lanjutkan membaca..

 

 


Apa Rahasianya Supaya Tetap Sehat?

Hukum natural yang ditetapkan oleh Allah Swt menandaskan bahwa tiada satu pun manusia yang akan hidup abadi di dunia ini. Dan berdasarkan selaksa dalil, salah satu dari hukum natural tersebut adalah hilangnya keselamatan dan kesehatan badan pada diri manusia. Ketetapan yang berlaku adalah bahwa manusia akan meninggalkan dunia ini dan menuju kediaman abadi.  Dari satu sisi, meski para nabi dan imam maksum As, pada sebagian persoalan, dengan izin Allah Swt, mampu menyembuhkan pelbagai macam penyakit dengan mukjizat (yang boleh jadi merupakan ilmu tertentu yang hanya berada di tangan para wali Allah dan mereka hanya menggunakan ilmu tersebut pada waktu-waktu tertentu serta terjadi berdasarkan izin dari Allah Swt).  Dalam sebagian perkara juga terdapat anjuran-anjuran menjaga kesehatan dan keselamatan badan yang disampaikan para nabi dan imam maksum As. Namun hal ini tidak bermakna bahwa mereka ingin melawan hukum Tuhan atau bahwa mereka mengamalkan ilmu rahasia, selain yang diizinkan Tuhan kepada mereka, yang terdapat dalam diri mereka, tiada satu pun penyakit yang akan menjangkiti mereka.  Sebaliknya, sebagaimana yang dapat kita saksikan dalam pentas sejarah, kebanyakan mereka yang terjangkiti penyakit dan demikian juga orang-orang yang dekat dengan mereka dan terkait dengan mereka, dengan pelbagai jenis penyakit yang menimpa mereka,  mereka tunduk pasrah di hadapan suratan takdir Sang Pencipta, tanpa mereka menggunakan kekuatan mukjizat dan melakukan perbuatan yang tidak disangka-sangka. Meski boleh jadi mereka memiliki kemampuan dan kekuatan untuk itu! Baca Kelanjutannnya